“Menggerakkan Hati Atau Menahan Diri?”
Pada akhirnya, kehidupan bukanlah tentang apa yang telah kita alami, melainkan tentang bagaimana kita menyikapinya dengan keputusan-keputusan yang entah kita sesali, atau kita pelajari, setelahnya lagi.
Sebab, tidak ada yang namanya kehidupan yang buruk, yang ada hanyalah hari yang sulit, atau bulan yang berat, atau tahun yang keras, yang konon semuanya bersifat hanya sementara saja.
Namun, semua itu juga akan selalu berganti rupa, dimana kita akan bisa banyak belajar tentang keputusan-keputusan kita ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan, dan kita juga tetap akan bisa belajar ketika kita tengah mendapatkan apa-apa yang selama ini kita inginkan.
Maka bukanlah kegagalan yang perlu kita khawatirkan, melainkan kesempatan untuk bertindak yang terlewat begitu saja tanpa pernah kita berusaha untuk memanfaatkannya.
Jadi, mari kita jalani hidup ini untuk tidak sekedar mencoba memperbaiki terus-menerus apa yang saat ini sedang tidak berfungsi, melainkan cobalah juga untuk memulai dan membangun sesuatu yang baru sama sekali, agar kita ini punya kontribusi yang lebih hakiki, yang bisa kita mulai pada hari ini, tanpa harus menunggu alasan apapun lagi.
Persoalan dan musibah yang telah terjadi, tidak usah terlalu lama diratapi, karena setiap hari itu memiliki setidaknya dua fungsi, yaitu untuk menggerakkan hati, atau untuk kita menahan diri.
Ingatlah selalu bahwa ketika ada orang lain bersalah, maka tidak otomatis berarti kita lah yang pasti benar, dan oleh karena itu, maka bekerjalah terus dengan cerdas membangun diri sendiri, agar kita bisa menjadi pejuang atas semua yang telah kita yakini.
(Jhody Arya Prabawa)
Salam NeoSentra!
Bersyukur🙏
Berdoa🤲
Bahagia👍
Dan Teruslah Berkarya✊
#NeoSentra



0 Comments