“Keputusan & Pilihan”
Seringkali kita terfokus pada tujuan kita di masa depan hingga akhirnya lalai dengan tujuan kita sendiri di masa kini.
Seperti halnya kekhawatiran kita akan jadi apa anak kita nanti, yang malah berpotensi membuat kita abai akan siapa mereka saat ini.
Semua hal tersebut hanyalah sebagian kecil dari berbagai kondisi yang memerlukan kesadaran penuh dan utuh dari diri kita sendiri dalam mengambil keputusan sehari-hari.
Tidak jarang kita mengalami keragu-raguan atas nama kehati-hatian hanya karena kita berharap akan hadirnya suatu kepastian sebelum memilih sebuah keputusan.
Tentu saja kita akan semakin tertunda dan tertunda lagi, hingga akhirnya kita terlambat sama sekali, ketika terus menunggu hal-hal yang jelas-jelas tidak kunjung pasti.
Ini ironi yang nyaris setiap hari terjadi, sebagaimana ironi lainnya ketika orang dihukum mati karena telah menyebabkan orang lain mati untuk menunjukkan bahwa tidaklah baik jika membuat orang jadi mati.
Apapun itu, semua yang datang ke dunia ini hidup-hidup, biasanya juga tidak akan pernah bisa keluar darinya hidup-hidup.
Maka, serumit apapun situasi kita, jika memang sudah waktunya, segera ambil lah keputusannya.
Tapi kalau salah bagaimana?
Ya justru itulah gunanya kita berusaha dengan segala apa yang tersedia, baik data, tenaga, maupun sumber daya lainnya yang masih ada!
Ketika kepastian tidak juga tiba, maka terlambat ambil keputusan hingga hancur segalanya tidak lah lebih baik dari mengambil keputusan namun ternyata buruk akibatnya.
Setidaknya, jika keputusan itu belum tepat hasilnya, kita mungkin saja masih punya waktu untuk bisa memperbaikinya, ketimbang terus menunggu hingga hilang semua kendalinya, dan begitu pula momentumnya.
Kesuksesan hidup kita umumnya ditentukan oleh keputusan-keputusan terbaik kita, dan keputusan terbaik kita biasanya bersumber dari pengalaman dan pelajaran hidup kita, dimana semua itu seringnya justru berasal dari kesalahan-kesalahan kita dalam memutuskan banyak hal sebelumnya.
Toh tidak jarang bahwa hal-hal besar yang terjadi pada hidup kita malah berasal dari keputusan-keputusan kecil yang kita ambil tepat pada waktunya.
Bahkan memilih antara makan mie goreng atau mie kuah, bisa menjadi dilema yang sangat tidak berfaedah, ketika kita lengah dalam menyadari bahwa keduanya tetaplah direbus dengan mudah.
Ingatlah bahwa dalam hidup kita, diperlukan langkah-langkah sederhana, hanya untuk bisa membuat langkah pertama, demi untuk bisa mencapai seribu langkah selanjutnya!
Tidak perlu banyak pilihan, cukup membuat setiap keputusan dengan efektif, atau, cukup membuat efektif setiap keputusan, terkecuali ada kepastian yang layak dipertimbangkan.
Dengan demikian, kita akan semakin berkemampuan dalam memutuskan, apakah kita akan tutup buku, atau kah justru membuka lembaran baru, karena hidup ini layak untuk dirayakan dan dikenang selalu.
Mari jalani terus hidup ini dengan sepenuh hati!
(Jhody Arya Prabawa)
Salam NeoSentra!
Bersyukur🙏
Berdoa🤲
Bahagia👍
Dan Teruslah Berkarya✊
#NeoSentra



0 Comments