“Baru Merasa, Belum Tentu Nyata”
Kesombongan dalam bentuk apapun, khususnya ketika merasa dirinya lebih baik dari orang lain, adalah halus dan sangat licin sekali. Yuk mari kita berhati-hati agar jangan sampai tergelincir khususnya dikala musim penghujan tiba. Ketakwaan adalah hak Allah untuk menghakiminya.
“Ana khairun minhu. Khalaqtaniy min naar wa khalaqtahu min tiyn.”
Saya lebih baik daripadanya. Engkau ciptakan saya dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah (QS. Al-A’raaf 7:12).
“Ya ayyuhannas inna rabbakum wahid, wa abakum wahid, kullukum min adam wa adam min thurab, inna akramakum indallahi atqakum, laisa li’arabiyin fadlun ‘ala ‘ajamiyin illa bittaqwa”.
Hai manusia, sesungguhnya Tuhan kalian satu, dan ayah kalianpun satu, semua berasal dari adam, dan adam dari tanah, sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara kalian, tidak ada keistimewaan antara yang arab dengan yang bukan arab (Hadist Rasulullah SAW).
“Ya ayyuhannasu inna kholaqnakummin dzakariwauntsa waja ‘alnakum syu’u bawwaqobaa ilalita’arofuu, inna akromakum ‘indallahi atqakum, innallaha ‘alimun khobir”.
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. Al-Hujuraat 49:13)
(Jhody Arya Prabawa)
Salam NeoSentra!
Bersyukur🙏
Berdoa🤲
Bahagia👍
Dan Teruslah Berkarya✊
#NeoSentra



0 Comments