“Waktu Kehidupan”
Manakala kita tidak kunjung menemukan jawaban atas suatu permasalahan, boleh jadi memang itu bukan untuk diselesaikan.
Sebab, tidak jarang itu hanyalah sebentuk kebenaran dan kenyataan, yang hanya menunggu untuk diterima dan diakui dengan penuh kejujuran dan kesabaran, serta kebersyukuran.
Sama halnya dengan kematian, terkadang kita baru akan hidup dengan sepenuh hati pada saat kita tengah menyadari bahwa waktu kita di dunia hanyalah sebentar lagi.
Hidup ini bukan tentang mencari kemudahan, apalagi alasan, namun ini adalah tentang memberi pemaknaan dari setiap kejadian, yang nantinya akan menorehkan warna kebahagiaan ataupun penderitaan, sebagai bentuk pilihan yang akan kita rasakan.
Pada waktunya, semua akan berakhir juga, termasuk hidup kita dan segala yang pernah ada, namun cinta akan selalu tersisa bagi jiwa-jiwa yang melihat dan menjadi cahaya, bagi sesama Ciptaan-Nya.
Jangan tunggu hingga keadaan berubah menjadi sekedar ingatan dalam penyesalan, apalagi ketika kita masih mampu untuk berguna sebagai wujud Kasih-Nya.
Karena pada saat kita pergi nanti, kita ingin agar hidup kita menjadi inspirasi, dan bukan sekedar diratapi setelah mati.
Bahkan ketika dunia ini hanyalah panggung sandiwara, tidak kah kita ingin menjadi pemeran terbaiknya?
Dan tentunya kita tidak perlu keberatan jika waktunya nanti tiba, Tuhan akan memindahkan panggungnya bagi kita, untuk acara selanjutnya yang berbeda.
Jadi, tidak lagi penting siapa yang akan mengingatku, selama aku masih dalam nikmat untuk selalu bisa Mengingat-Mu…
(Jhody Arya Prabawa)
Salam NeoSentra!
Bersyukur🙏
Berdoa🤲
Bahagia👍
Dan Teruslah Berkarya✊
#NeoSentra



0 Comments