“Yang Sirna Kembali Nyata”
Telah menjadi nasibnya, jutaan upaya menetapkan cinta dalam sangkar kata-kata, hanya akan berujung pada menguapnya makna begitu saja…
Sebab cinta tidak akan pernah bisa sama, pun tidak akan pernah pula bisa berulang manakala wajahnya datang tak berkesudahan…
Ketika engkau mendapatkan kedalaman cinta, maka selamilah, dan engkau akan temukan kekuatan dari harapan yang berkelimpahan…
Dan jika engkau memberikan keluasan cinta, maka tuangkanlah semua, agar engkau dilumuri oleh keberanian yang lugas dan berkilauan…
Sadarilah bahwa akan selalu ada sebentuk jiwa yang tengah mengais dalam kerinduan, demi mencari sosok dirimu pada segala apa yang dijumpainya…
Dan bukankah engkau pun demikian?
Terus menanti hal yang tak pernah pasti, namun tetap saja dicari-cari hingga ke pojok sanubari dari yang ada kini, bahkan sampai yang nanti lagi…
Padahal, beribu tahun lamanya hati tetap menanti apa yang jiwa kini sudah menyadari, layaknya elang yang masih meminta angin menerbangkannya lebih tinggi lagi…
Maka, tidak akan engkau temukan apapun yang berasal dari luar dirimu, segala apa yang telah gagal engkau temukan di kedalamannya…
Persis begitulah jalannya, jika engkau mampu berhenti mengejar ilusi, maka pada akhirnya yang hakiki akan bisa menggapai tempatmu menepi…
Jadi jangan lagi engkau mencari-cari di gundukan jerami yang sudah mati, sesuatu yang hanya bisa ada pada bejana kaca, suakanya Tirta Nirmaya…
Lalu reguklah indahnya Cahaya, yang hanya ada jika mata, telinga, dan suara, semuanya padam bersama nafas kita, walaupun hanya untuk sejenak saja…
Agar yang sirna menjelma lagi menjadi nyata, dan boleh jadi, barangkali itulah yang namanya cinta, atau bisa engkau sebut dengan apa saja.
(Jhody Arya Prabawa)
Salam NeoSentra!
Bersyukur🙏
Berdoa🤲
Bahagia👍
Dan Teruslah Berkarya✊
#NeoSentra



0 Comments