“Menikmati Apa Yang Dimiliki & Memiliki Apa Yang Dinikmati”
Jikalau kita masih kesulitan untuk menyikapi dan menikmati apa yang sudah kita miliki saat ini, maka besar kemungkinan kita malah akan semakin kesulitan untuk menyikapi dan menikmati bertambahnya apa yang sudah kita miliki saat ini.
Oleh karena itu, belajarlah selalu untuk mensyukuri saat ini, sebab kita sudah sangat beruntung bahwa masa lalu kita sudah berlalu, dan masa depan kita masih menunggu, namun masa kini telah hadir menemani untuk disyukuri dan dinikmati.
Bukan bahagia yang akan membuat kita bersyukur, melainkan bersyukur lah yang akan membuat kita bahagia, karena kebersyukuran adalah kunci terundangnya keberlimpahan dan keajaiban melalui kerja cerdas dan kesabaran yang ikhlas.
Membangun selalu lebih rumit daripada menghancurkan, sehingga akan selalu lebih mudah merusak kemajuan orang lain ketimbang menjadikannya pelajaran untuk kita semakin berkembang dalam kehidupan, dan ini adalah pilihan.
Ketidaknyamanan kita atas kemajuan orang lain, boleh jadi lahir dari kekhawatiran kita akan rasa ketinggalan, ataupun muncul karena rasa ketidakmampuan, yang jika terus kita biarkan, akan tumbuh menjadi keahlian yang malah kita banggakan.
Maka, sekiranya kita sudah piawai untuk menggali keburukan di dalam setiap kemajuan orang lain, itu artinya sudah sepantasnya pula kita belajar untuk mampu mengorek kebaikan di dalam setiap kemunduran diri kita sendiri, selama ini.
Jadi janganlah kita terlalu lama berada di dalam bayangan, hingga terlalu sibuk mengutuki kegelapan, dan kehilangan banyak lagi kesempatan, kecuali mereka yang lalu tersadarkan, untuk membuka pintu kembali kepada kemenangan.
(Jhody Arya Prabawa)
Salam NeoSentra!
Bersyukur🙏
Berdoa🤲
Bahagia👍
Dan Teruslah Berkarya✊
#NeoSentra



0 Comments